Minggu, 16 Agustus 2026

Krisis Kepemimpinan Mumpuni, Endang S Nasidi SH Hadir Menjadi Solusi Mengatasi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Benahi Kekurangan Desa Tambun


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi 2026 mulai memanas, termasuk di wilayah Tambun seperti Desa Tambun untuk periode 2026–2034 di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.Minggu (16/8/2026). 

Proses tersebut telah melalui tahapan pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Tambun yang dipimpin oleh Panitia Pemilihan yang telah dilantik pada Mei 2026, dengan Kepala Panitia Pemilihan Kepala Desa (Kapan Pilkades),R.R. Sukmo Eko Mahkutowati. 

Diketahui bahwa para Bakal calon Kepala Desa (Bacakades)Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk Pilkades serentak 2026 meliputi ; Mayor (Inf) Purn. Enkin, Ahmad Zamroni, Endang S. Nasidi SH, Herdiansyah dan Jaut Sarja Winata.

Tentang mengenai perkembangan Pilkades Tambun berikut keinginan serta harapan dari para Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Tambun. Salah satunya di kemukakan oleh kandidat yang dinilai masyarakat paling menonjol dalam Visi dan Misinya untuk melakukan perubahan tata kelola di Desa Tambun, Endang S Nasidi SH, selaku tokoh muda dimana terpantau marak masyarakat yang menaruh harapan dan keinginan terhadap pencalonan dirinya sebagai Kepala Desa Tambun periode 2026-2034.

"Saya berharap Pilkades nya dapat berjalan dengan baik dan seluruh masyarakat.. ini pesta Demokrasi.. ini pesta rakyat, biar rakyat menikmati ini dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas, " ujar Bacakades Tambun.

Terkait mengenai Visi dan Misi yang dibawanya dan yang akan diimplementasikan bila terpilih menjadi Kepala Desa di Desa Tambun.

"Insyaallah tingkat pelayanan masyarakat kita tingkatkan lagi kedepan dan setiap penggunaan Dana Desa itu memang harus benar-benar peruntukannya atas dasar kebutuhan masyarakat dan atas dasar ajuan dari masyarakat, " katanya. 

Lebih lanjut ia juga mengutarakan bahwa, pembangunan Desa tidak hañya sebatas pada pembangunan fisik semata, namun fundamental kebutuhan masyarakat banyak bertumpu pada perekonomian dan bagaimana mengatasi masalah pengangguran yang kian bertambah setiap tahunnya.

"Jadi di Desa itu tidak serta - merta mengutamakan pembangunan fisik. Tapi pembangunan secara ekonominya juga harus berjalan, karena pondasi ekonomi masyarakat juga harus di tingkatkan, dengan cara apa?.. memberikan peluang pekerjaan bagi masyarakat Desa Tambun agar dapat bekerja di perusahaan yang ada di Desa Tambun, " ungkapnya.

"Artinya kedepan insyaallah saya menjadi Kepala Desa. Saya membantu masyarakat untuk dapat bekerja di perusahaan yang ada di Desa Tambun. Caranya bagaimana?, saya akan bersurat kepada semua perusahaan yang ada di Desa Tambun, agar setiap melakukan penerimaan karyawan baru mengutamakan orang-orang Tambun yang belum bekerja diberikan kesempatan, " sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa, Pemerintahan Desa sedah seharusnya berperan aktif di masyarakatnya  tentang Ekonomi, Kesehatan maupun Pendidikan.

"Mengatasi pengangguran adalah salah satu poin utama saya,  karena Desa yang sehat, Desa yang maju yang dapat mengatasi pengangguran. Bila penganggurannya sedikit berarti putaran ekonominya berjalan karena masyarakatnya rata-rata bekerja, " terangnya.

Bacakades Tambun, Endang S Nasidi SH juga berkomitmen bahwa, semua Visi dan Misi yang Ia canangkan akan Ia implementasikan manakala Dirinya terpilih menjadi Kepala Desa di Desa Tambun.

"Jadi menjadi komitmen saya kedepan apabila saya menjadi Kepala Desa. Makanya hari ini saya berharap bersama-sama dengan Visi- Misi yang saya sampaikan mudah-mudahan masyarakat mengerti tujuan baik saya menjadi Kepala Desa kedepan dan agar itu bisa terwujud semua komitmen bisa saya lakukan tentunya saya harus menjadi Kepala Desa terlebih dahulu baru saya bisa menjalankan tugas dan janji-janji saya, " paparnya.

Dikonfirmasi mengenai peran Panitia Pilkades Tambun. Bacakades Tambun Endang S Nasidi SH menekankan bahwa, pihak Panitia Pilkades Tambun agar menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 

"Khusus Panitia Pilkades Tambun agar menjalankan tahapan yang sudah ditentukan melalui surat edaran Bupati. Agar Pilkades dapat berjalan dengan tertib, aman dan nyaman dan semua komponen Pemerintahan Desa yang memang punya aturan harus netral .. ya harus melaksanakan itu ... ditengah masyarakat tidak muncul isu-isu yang tidak baik tentang keberpihakkan pada salah satu calon, "tuturnya.

" Kita mau Tambun ini Pilkades berjalan damai, baik dengan Panitia yang menjalankan semua tahapan dengan baik agar hasil pemilihan ini di menangkan atau yang terpilih itu benar-benar berkualitas... artinya Panitianya menjalankan dengan baik dengan kualitas yang baik, insyaallah pemimpinnya hadir atas dasar pilihan masyarakat... Pemimpin yang berkualitas, "jelas Endang.

Menjadi Solusi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Kekurangan Desa Tambun

"Saya berharap hadirnya saya kembali mencalonkan Kepala Desa menjadi solusi semua keresahan masyarakat, menjadi solusi semua kekurangan yang ada di Desa Tambun, dengan motto saya "Baru, Bersih, Berkomitmen", tandasnya.

Lanjutnya, "Hari ini saya baru siap berjanji tapi insyaallah saya menjadi Kepala Desa..jejak saya di Media Online, Sosial, rekam jejak saya pada saat bertemu dengan masyarakat itu menjadi hal dasar tuntutan masyarakat apabila saya tidak menepati janji saya. Tapi insyaallah semua yang saya sampaikan menjadi sebuah komitmen yang akan saya tepati pada saat saya menjadi Kepala Desa, " pungkas Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades)Tambun Endang S Nasidi SH. 


Senin, 10 Agustus 2026

Rakor Inflasi Daerah, Mendagri Tito Menilai Posisi Masih Dalam Rentang Ideal Target Pemerintah Terkait Inflasi Juli 2,88 Persen

 


JAKARTA, MEDIA MEGAPOLITANMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi capaian inflasi secara year on year (yoy) pada Juli 2026 sebesar 2,88 persen.(10/8/2026).

Menurutnya, angka tersebut ideal lantaran berada dalam target pemerintah, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen atau dalam rentang 1,5 hingga 3,5 persen.

“Ini juga terlihat juga penurunan, ini dibuktikan juga dengan inflasi bulan ke bulan, month to month, dari bulan Juni ke bulan Juli terjadi deflasi atau penurunan minus 0,14 persen,” ujar Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi dan Penandatanganan Surat Edaran Bersama tentang Sinkronisasi Layanan BPHTB, Layanan Pertanahan, Integrasi Data Perpajakan dan Pertanahan, serta Sosialisasi Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (10/8/2026).

Lebih lanjut, Mendagri merinci komponen penyumbang inflasi pada Juli 2026 yang didominasi oleh sektor transportasi dan pendidikan. 

Sementara itu, komponen makanan, minuman, dan tembakau relatif masih terjaga. Adapun komoditas yang turut memengaruhi inflasi di antaranya daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, hingga telur ayam ras.

“Tapi komoditas penting seperti beras dan lain-lain relatif terjaga,” sambung Mendagri.

Meski secara nasional angka inflasi masih berada dalam rentang target pemerintah, Mendagri meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk tetap waspada. Pasalnya, sejumlah daerah justru mencatatkan angka inflasi di atas 3,5 persen.

Daerah tersebut antara lain Provinsi Papua Barat, Aceh, Papua Pegunungan, Kalimantan Tengah, serta Papua Barat Daya. 

Sementara di tingkat kabupaten, daerah yang mengalami kenaikan angka inflasi yaitu Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Labuhanbatu, Manokwari, dan Banggai. Kemudian di tingkat kota, daerah dengan inflasi tinggi yakni Gunungsitoli, Sorong, Banda Aceh, Sibolga, dan Pematangsiantar.

Di sisi lain, dalam rapat yang sama, Mendagri mengapresiasi jajaran Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang telah melakukan intervensi sehingga terjadi penurunan harga pada dua komoditas pokok, yakni bawang putih dan minyak goreng. Selama ini, kata dia, kedua komoditas tersebut kerap menyumbang inflasi. Namun, pada rapat kali ini, keduanya relatif terkendali.

“Saya terima kasih kepada Kementerian Perdagangan. Karena yang mengatur dua komoditas ini adalah Kementerian Perdagangan,” tandas Mendagri.


(Irfan) MM


Kamis, 06 Agustus 2026

Target Genapi PR 35% Dan Buat Jejalen Jaya Semakin Maju Berkembang, Kumpul Zebra Daftar Bacakades Siap Tanding Pada Kontestasi Pilkades 2026


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades), Kumpul yang juga sebagai petahana/ Incumbent (Kades Jejalen Jaya) melakukan pendaftaran sekaligus penyerahan berkas pencalonan diiringi oleh keluarga, Tim Sukses serta ratusan pendukung dan simpatisan di Kantor Sekretariat Pilkades, Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada (6/8/2026) pagi.

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Bakal Calon Kepala Desa beserta keluarga, Tim Sukses dan para pendukung, Ketua Panitia Pilkades beserta jajaran, Tim Monitoring Kecamatan Tambun Utara, Ketua BPD Jejalen Jaya beserta anggota, perwakilan Desa Jejalen Jaya, Babinkamtibmas dan Babinsa. 

‎Dalam penyampaiannya Ketua Panitia Pilkades, "Insyaallah dengan pernyataan di momen ini tentunya niat baik Balon Kepala Desa agar diberikan kelancaran dan ini tanda diterimanya kami serahkan sebagai bukti bahwa bapak telah datang kepada kami menyerahkan dokumen, " ujar Mochamad Ichwani.

‎Lanjutnya, " Namun demikian, disini juga ada verifikasi dimana kami mohon izin untuk datang konfirmasi ke tempat dimana bapak melegalisir. . nanti kami akan datang kesana (Sekolahan dan lainnya-Red). Mudah-mudahan kesemuanya tidak ada masalah, ini ada waktu sampai 6 September 2026. Sebelum diumumkannya Bakal Calon Kepala Desa menjadi Calon Kepala Desa yang akan ditetapkan pada tanggal 9 September 2026," tutup Ketua Panitia Pilkades 2026-2034.

‎Ia juga menghimbau kepada para pendukung calon maupun masyarakat agar menahan diri dan menjaga persatuan demi kelancaran proses Pilkades Jejalen Jaya dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif. 

‎Target Genapi 35% Kekurangan Dan Jejalen Jaya Semakin Maju Berkembang

‎Dalam kesempatan yang sama Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) , Kumpul memberikan pernyataan terkait pencalonannya kembali. 

‎"Intinya pada hari ini bila nanti terpilih kembali,  kami melanjutkan pembangunan yang ada di Desa Jejalen Jaya yang kurang lebih 35% ditambah infrastruktur yang ada di Perumahan maupun di Kampung, "ungkap pria yang akrab disapa Zebra. 

‎Lebih lanjut Ia juga mengutarakan keinginan dan harapannya bila terpilih kembali agar Desa Jejalen Jaya dibawah kepemimpinannya dapat semakin maju dan berkembang. 

‎"Karena masih banyak PR-PR saya yang sampai hari ini belum terselesaikan, terutama di Perumahan--perumahan, "ucapnya.

‎Terkait mengenai pesannya terhadap pihak Panitia agar transparan serta para pendukungnya agar lebih mengedepankan kondusifitas dalam Pilkades Jejalen Jaya 2026.

‎"Terutama buat Panitia, adanya Pilkades serentak 2026 khususnya di Desa Jejalen Jaya agar transparan, semuanya saya serahkan ke Panitia,  saya sebagai calon semuanya saya serahkan kepada Panitia,  begitu juga kepada masyarakat Jejalen Jaya tentunya. Adanya Pilkades seperti ini harapan saya terutama Jejalen Jaya ini damai, tentram, kondusif, ujar Bacakades berharap. 

‎Ditanyakan tentang perasaannya dengan adanya Pilkades Serentak pada tahun 2026 ini. 

‎"perasaan saya hari ini, saya merasa terharu dan saya sangat gembira... saya sudah bilang sebenernya sama keluarga saya, saudara saya.. saya itu sebenernya maunya daftar berdua cukup, sama istri saya, sama anak-anak saya seperti itu. Tapi terutama keluarga saya ingin mengantarkan juga . . masyarakat saya dari ujung sampai ujung mengantarkan juga, ya mau enggak mau lah seperti itu, " pungkas Bacakades Jejalen Jaya, Kumpul (Zebra) menutup pernyataan disertai Yel-yel kemenangan. 


‎(Iwan Joggie)  MM


Jumat, 31 Juli 2026

Dalam Rangka Tertibkan Administrasi Dan Pembukuan, Desa Dan BPD Lambang Jaya Bersama Dinas Terkait Menggelar Pelatihan Kelompok Tani


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Desa Lambang Jaya menggelar pelatihan Kelompok Tani (Poktan). Dalam rangka penertiban administrasi/pembukuan pada setiap Kelompok Tani (Poktan), di Aula Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada (31/7/2026) pagi. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kades Lambang Jaya, Kimlan Syahroni, Ketua BPD terpilih kembali, Darju Darmawan ST, Pendamping Desa, Agung, Perwakilan Dinas Pertanian Pemkab Bekasi, Endang beserta Jajaran, Ketua Poktan Desa Lambang Jaya beserta anggota, para Kepala Dusun (Kadus), Ketua Rw dan Rt se Desa Lambang Jaya.                     
Dalam penyampaiannya Kades  Lambang Jaya meñyampaikan. 

"Jadi intinya di Desa Lambang Jaya Pertanian itu manfaatnya Kaleng-kaleng kosong untuk misalnya kita tanem sari atau sawi di Kampung,terkadang orang Lambang Jaya mah ora luguh ngapain begitu mending nibra. Jadi intinya gitu ya jangan jualnya yang penting dimanfaatin disaat kita nyari sampe ludes ge sedapur enak. Jadi tentang ke wilayahan Lambang Jaya itu dari 275 hektar karang barangkali yang sudah menjadi milik Grand Wisata itu hampir 175 h kurang lebih, sisanya ya Lambang Jaya tinggal seratus, " ujar Kades.

Lanjutnya, " Jadi di wilayah Lambang Jaya itu ada 13 Rw di Klaster- klaster dan 6 Rw di Kampung-kampung. Jadi pengembangan Poktan itu sekarang ini ya memang sangat-sangat sulit.. Barangkali nanti dengan Nara Sumber  tehnis dan pemaparan tentang bertani, bercocok tani karena lahan sempit harus pake apa?, pupuknya apa?, sempretannya apa?.. kan gitu ya?." bebernya. 

Plt Kades meminta agar para Kadus dan yang hadir dalam pelatihan ini agar mengikuti arahan dari Nara Sumber. Dan meminta agar Nara Sumber berikan kemudahan para hadirin untuk memahaminya. 
 
" Tentang pembudidayaan Desa Lambang Jaya yang proyek satu-satunya adalah Grand Wisata. Jadi Kota bukan, Kampung ge bukan, kalau kita masuk ke wilayah Lambang Jaya malu ude kayak Kota. Jadi ude ada Mall, kalau beli makanan uda rupa-rupa.. Sayamah udah ora ngarti dah.. nah begitu masuk ke Kampung ya masih banyak meninjo ," tambahnya. 

Ia berharap dengan hadirnya Nara Sumber dari Dinas Pertanian Pemkab Bekasi beserta jajarannya dapat memberikan penambahan ilmu bagi para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

Kerjasama UPTD Dengan Bumdes Dinanti

Sesi berikutnya muncul beberapa pertanyaan dari Ketua BPD terpilih kembali terkait tentang hewan ternak unggas.
"Ada beberapa masalah, yang pertama terkait kesehatan ayam, tiba-tiba mati, tau-tau meler apa penyebabnya dan penanggulangannya seperti apa? , " tanya Ketua BPD Lambang Jaya. 

Lanjutnya, " Yang kedua Pakan, disini harga Pakan meningkat dan harga jual telur merosot, nah ini lama-lama bangkrut, secara produksi sufah enggak nyambung, ini dari ternak ayam, " tutur Darju.

Selain hewan unggas Ketua BPD juga menanyajan mengenai cara penanggulangan ternak ikan yang berjamur terutama pada ikan gurame. 
Ia juga berharap agar Tim Nara Sumber dapat bekerjasama dengan Bumdes terkait Pertanian, Peternakan dan lainnya. 

" Terkait kedepannya bisa tidak bekerjasama dengan Bumdes. Jadi kita kan punya ayàm bertelur hanya pekerjanya semua masih tahap belajar bukan senior. Kalau orang belajarkan kesalahannya banyak , "katanya.

" Saya selaku BPD Lambang Jaya berharap kepada UPTD Dinas terkait yang menangani masalah Pertanian, Peternakan dan Perikanan mohon dapat memberikan bantuannya, "pungkas Ketua BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan ST. 

Acara di lanjutkan dengan sesi perkenalan Ketua Team dari Dinas terkait, Ibu Endang yang memperkenalkan anggotanya yang terdiri dari berbagai bidang baik Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Dimana selanjutnya pra Nara Sumber memberikan pemaparan dan pelatihan serta edukasi kepada pata hadirin yang hadir dalam kegiatan tersebut. Acara berjalan cukup kondusif  yang diakhiri dengan sesi interaksi dengan para Nara Sumber. 



Rabu, 29 Juli 2026

Pererat Silaturahmi Dan Mohon Do'a Restu, Bacalon Kades Karang Satria Teguh Aristiyanto Gelar Do'a Bersama Dengan Para Pendukung di Taman Alamanda


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Bakal Calon Kepala Desa (Bacalon Kades) Karang Satria, Teguh Aristiyanto menggelar do'a bersama dengan para warga dan konstituennya di Taman Alamanda Blok A 13/23 pada Rabu (29/7/2026) pukul 20:00 WIB.Hal tersebut dilakukan selain mempererat silaturahmi sekaligus memohon do'a untuk kesuksesan pada sang pencipta Allah SWT dalam persiapan pendaftaran kontestasi Pilkades Karang Satria pada esok hari di kantor Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi,  pada Kamis, (30/7/2026). 

‎Dalam keterangannya ia mengatakan bahwa, " Dalam rangka memanjatkan do'a bersama atas hajat saya yang ingin mendaftar untuk pencalonan diri saya sebagai Kepala Desa di Desa Satria Jaya, "ungkap Teguh Aristiyanto pada wartawan di kediamannya. 

‎Lanjutnya, " Hal ini saya lakukan agar diberikan Allah SWT, kelancaran, kesehatan serta kemudahan didalam mengikuti kontestasi Pilkades di Desa Karang Satria, " imbuhnya. 

‎Ia Juga menegaskan bahwa, dirinya mencalonkan sebagai Kepala Desa di Karang Satria semata-mata hanya inginkan perubahan serta melakukan pembenahan didalam sistem Pemerintahan Desa sekarang ini yang dinilainya kurang efektif sehingga perlu pembenahan agar Desa Karang Satria lebih maju lagi. 

‎Disisi lain sejumlah tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut mengemukakan dukungan sepenuhnya kepada Teguh Aristiyanto dengan berbagai tanggapan positif. 

‎"Beliau sangat kompeten didalam permasalahan sosial dan kemasyarakatan dan saya optimis serta berharap beliau bisa naik untuk menjabat sebagai Kepala Desa di Karang Satria, " ungkap Prayitno tokoh masyarakat yang pernah menjabat sebagai Ketua RW 011.

‎"Dan saya berharap agar ada keterwakilan dari perumahan yang maju manjadi Calon Kepala Desa. Dan saya optimis beliau dapat meraih itu.. dan saya yakin, " sambungnya. 

‎Dalam kesempatan yang sama tokoh lainnya yang hadir juga mengatakan bahwa, " Terhadap beliau saya sangat mendukung sekali sebab beliau orangnya peduli sekali sejak biasa jadi Rt kemudian Rw dua periode. Menurut saya kontribusi beliau di Karang Satria cukup bagus. Dan bila terpilih saya berharap beliau jangan hanya memikirkan di perumahan ini saja namun seluruh Desa Karang Satria, " tutur Sudi Hartono. 

‎"Saya optimis beliau dapat suara terbanyak berdasarkan pengalaman dari menjabat berbagai tingkat dan relasi tentunya.. saya mendukung dan optimis, " tambah Ketua Rt 04 itu. 

‎ungkapan senada juga dilontarkan tokoh masyarakat lainnya yang mengatakan bahwa, sebelum aktif di lingkungan dirinya sudah menilai akan kepeduliannya terhadap lingkungan serta kontribusinya baik moril maupun materil dalam segi sosial. 

‎" Awalnya menjabat Ketua Rt sampai sekarang menjadi Rw pada kepemimpinan beliau masalah pembangunan ada bukti yang kelihatan-kelihatan.  Dari semua Rt tahulah dari perbaikan jalan, sarana olah raga terbangunlah. Dia bisa menjembatani  tentang pembangunan banyak yang tercapai lah, " kata Maman Sudirman. 

‎"Kalau yang saya rasakan dari diri saya pribadi dibandingkan dengan Kepala Desa yang kemaren lebih bagus ini. Jadi saya mendukung sangat, kalau kandidat lain saya tidak mengenal dan tidak tahu kinerjanya seperti apa dan kepeduliannya seperti apa? .. ya saya melihat yang sudah pasti saja . . maka saya sangat berharap pak Teguh dapat menjabat sebagai Kepala Desa di Karang Satria, " pungkasnya. 

‎Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat beserta para Ketua Rt maupun Rw. Para konstituen dan para pendukung serta simpatisan. 


‎(Iwan Joggie) MM 



Krisis Kepemimpinan Mumpuni, Endang S Nasidi SH Hadir Menjadi Solusi Mengatasi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Benahi Kekurangan Desa Tambun

KABUPATEN BEKASI , MEDIA MEGAPOLITAN - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi 2026 mulai memanas, termasuk di wilaya...


NASIONAL


DAERAH